DAMAILAH NEGERIKU........ SEJAHTERALAH BANGSAKU........ JAYALAH INDONESIAKU

Kamis, 19 September 2013

Wawasan Nusantara dan Character Building




Latar Belakang Pemikiran

         Penjabaran Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia selama ini hanya dengan slogan, kita perlu fokus nyata dan membumi Pembangunan Wawasan Nusantara dan Ketahanan nasional, Bela Negara, dan Pembangunan Karakter Bangsa menuju Persatuan dan Kesatuan, atas dasar pemahaman Proklamasi 17 Agustus 1945, Dasar Negara Pancasila, UUD 1945, Geopolotik Indonesia dan Geostrategi Indonesia.
Bangsa dan Negara Indonesia yang multi etnis dan budaya telah mengisaratkan pentingnya "PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA" upaya ini untuk mencegah timbulnya antara lain: Distabilitas, Disharmoni, Disorientasi, Disintegrasi bangsa.
     Geopolitik Indonesia dan Wawasan Nusantara adalah wawasan Nasional yang bersumber pada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, yaitu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia megenai diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hukum dan satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
Dimensi pemikiran membangun karakter bangsa Indonesia untuk memiliki berjiwa dan pemikiran : Dimensi kewilayahan, dimensi kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara menuju Indonesia modern dengan langkah-langkah nyata yang berkesinambungan dan simultan dalam state building, nation building, system building, nasional management system, institution building, Bela Negara, dan kuncinya di "NATION CHARACTER BUILDING"

Geopolitik Indonesia atau Wawasan Nusantara, sebagai Landasan Visional Bangsa mengandung:
  • Sejarah, suasana kebatinan kemerdekaan, cita-cita dan 
  • Tujuan Nasional, yang mencakup di dalamnya misi kesejahteraan, keamanan, integritas. kedaulatan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, kebijaksanaan permusyawaratan, perwakilan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan keadilan sosial.
  • Konsep bangsa, Negara, wilayah. Karakter Bangsa Indonesia pada hakekatnya adalah cinta, rasa dan semangat kebangsaan yang diwujudkan dalam semua aspek kehidupan untuk kepentingan bangsa dan Negara : * Azas Karakter Bangsa, adalah kebijaksanaan atau ketentuan yang harus dipatuhi, ditaati, dan dipelihara demi tercapainya kepentingan tujuan nasional bangsa Indonesia. * Arah pandang ke dalam yaitu bertujuan untuk menjamin terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatua wilayah Indonesia. *Sedangkan arah pandang ke luar adalah ditujukan demi terjaminnya kepentingan nasional dan terjaminnya kepentingan nasional dan dalam dunia yang sangat cepat berubah, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia, berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kedudukan Wawasan Nusantara dijiwai oleh nilai-nilai yang terkandung dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. berfungsi sebagai penggerak, pendorong dan rambu-rambu sebagai keputusan dan kebijaksanaan para penyelenggara pemerintahan.Hubungan Wawasan Nusantara dan Pembangunan Karakter Bangsa untuk menumbuh kembangkan rasa dan sikap nasional yang tinggi, rasa senasib dan sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, satu tekad bersama dengan mengutamakan kepentingan nasional tanpa mengorbankan kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku, etnis, daerah, dan budaya.
  • Setiap bangsa yang sudah bernegara seperti Indonesia membutuhkan setiap warganya pembangunan karakter bangsa dan memiliki wawasan nasional untuk dijadikan visi dalam rangka memberikan arah dan pedoman bagi kehidupan bangsa tujuan nasional Bangsa Indonesia.
  • Wawasan Nusantara merupakan landasan nasional bangsa Indonesia dalam segenap upaya membangun bangsa dan Negara.
  • Pemikiran globalisasi harus tetap dalam pijakan kearifan lokal dan berwawasan global.
  • Kosepsi Wawasan Nusantara harus dapat diterima dan dipahami terutama oleh segenap komponen lapisan anak bangsa (suku, daerah, maupun golongan semua lapisan masyarakat), sebagai satu kebutuhan untuk membangun identitas dan martabat jatidiri menuju KESADARAN NASIONAL YANG TINGGI, yaitu jatidiri kepemimpinan bangsa Indonesia (Jenderal TNI Djoko Santoso, SIP.,MS.i Selasa, 15 Juni 2010. diruang kerjanya jl Merdeka Barat Jakarta, pada saat menerima Ketua Dewan Pembina Yayasan Astha Hannas Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH.MH.MS).
  • Wawasan Nusantara dan karakter bangsa sebagai konsepsi mempunyai fungsi sebagai pendorong dan penggerak serta menjadi rambu-rambu dan arah bagi setiap penentuan suatu kebijaksanaan strategi pembangunan akan menjamin persatuan dan kesatua bangsa serta kesatuan wilayah NKRI, sangat bergantung kepada kesadaran dan kemampuan seluruh lapisan rakyat Indonesia.
GEOSTRATEGI INDONESIA DAN KETAHANAN NASIONAL
Dinamika kehidupan yang dinamis suatu bangsa mencakup seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, gangguan dan hambatan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar, yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integrasi, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan untuk mencapai cita-cita dan Tujuan Nasional Bangsa Indonesia.

Pemikiran Ketahanan Nasional, Bela Negara dengan Pembangunan Karakter Bangsa.
  • Dalam rangka untuk melaksanakan cita-cita dan Tujuan Nasional sebagaimana diamanatkan dalam teks Proklamasi dan pembukaan  UUD 1945
  • Memberikan ruang yang sama dalam dinamika kehidupan yang berbeda agar dapat  terjalin adanya persatuan pola pikir , pola sikap, dan pola tindak yang sama
  • Agar dapat mempertahankan dan melangsungkan keberlanjutan kehidupan NKRI ditengah-tengah bangsa dan negara lain yang sedang membangun.
  • Membangun  Peningkatan Kualitas SDM Indonesia untuk cinta tanah air, bangsa, mengelola sendiri  potensi sumber daya alam dan agar menjadi Negara Indonesia yang lebih mandiri maju dan terus  berkembang menjadi negara modern.
Dengan Ketahanan Nasional mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan Nasional untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai cita-cita, tujuan nasional dan program pembangunan yang berkelanjutan.
pada hakekatnya dengan konsepsi Ketahanan nasional bangsa Indonesia akan terus melakukan reformasi birokrasi pemerintahan dan negara untuk dapat menyelenggarakan tingkat keseimbangan kesejahteraan dan keamanan secara serasi, harmonis, dan selaras dalam seluruh ruang kehidupan Nasional budaya bangsa Indonesia.

Bela Negara Indonesia
Pada dasarnya bela negara adalah transformasi semangat idealisme maupun konsep tentang kepentingan nasional serta cara-cara untuk mencintai dan mempertahankan integrasi keutuhan teritorial wilayah Indonesia. 
Menanamkan, dan menumbuhkan-kebangkan serta pembentukan motivasi perjuangan dalam rangka mengatasi tantangan maupun hambatan untuk terhindar dari perangkap yang menahan bangsa Indonesia pada kedudukannya.
Memiliki kemampuan berpikir integral, memandang suatu masalah harus dapat dilihat secara menyeluruh dari berbagai aspek kehidupan nasional yang berpengaruh dalam penyelenggaraan pemerintahan, kemasyarakatan maupun kenegaraan.
Bela negara harus dinamis dan kesesuaian dan kemajuan dalam metoda dan teknik penyajian sehingga bisa diterima oleh setiap warga negara Indonesia untuk mencintai dan menghargai,para pendiri, pejuang dan pahlawan bangsa Indonesia, sehingga NKRI untuk selamanya semakin kuat.
Kepentingan nasional dalam bela negara dimasudkan adalah melindungi segenap bangsa Indoneisa, memajukan kesejaheteran Umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. sehingga tercipta kondisi rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat, berbagsa dan bernegara. 

2 komentar:

  1. Dulu Bung Karno juga sudah melaksanakan nation and character Building.
    Menurut saya ini harus dilanjutkan ya
    Bagus artikelnya
    Saya pernah menerbitkan buku berjudul Rahasia Menjadi Manusia Kaya Arti yang isinya saya ambil dari artikel blog.
    Keep blogging, kelak bisa dibukukan untuk warisan anak cucu kita.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. Siap Bapak, kami mohon bimbingannya agar tetap memberikan sedikit yang kami bisa kepada bangsa dan negara

    BalasHapus